Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label style trading. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label style trading. Tampilkan semua postingan
RULE-RULE SEDERHANA TRADING FOREX

RULE-RULE SEDERHANA TRADING FOREX

Mau open posisi koq tidak tahu arah market mau kemana...! Eit.., emang ada yang tahu market mau kemana? Eu mau kemana dan akan sampai dimana? Gu akan kemana sampai dimana? Ya, memang manusia tidak tahu arah market selanjutnya. Lha kita habis makan juga tidak tahu kapan waktu akan 'kebelet' mau keluar...? Tetapi kita kan harus makan...!

Tidak perlu bertanya yang pada akhirnya menyusahkan sendiri...! Lebih baik kita gunakan rule-rule yang umum saja,  rule yang sederhana, itu pun sulit dipraktekkan, jadi tidak usah mencari-cari yang akhirnya bingung sendiri.

Rule-rule umum trading forex itu ya cuma: analisa terlebih dahulu, membuat planning, identifikasi trend, strategi yang mau digunakan, mau patokan terhadap time frame berapa, penggunaan MM -nya bagaimana, transaksi di harga yang murah -dimana harga yang murah itu, lalu menentukan exit-nya, mampu tidak mengalahkan emosinya, bersedia sabar  terhadap sinyal yang diharapkan... Terakhir  ikhlas terhadap hasil.

Jika sudah menerapkan rule-rule tersebut koq loss... ya tidak apa-apa, acuannya jangan loss waktu itu, tetapi akumulasi akhir minggu atau akhir bulan; jika loss-nya lebih sedikit daripada profitnya, ya itu sudah berhasil. Lalu ulangi dan ulangi. Sebenarnya trading yang sukses kan cuma "kemampuan mengulang keberhasilan".

Tetapi jika pada akhir minggu atau akhir bulan, koq loss-nya lebih banyak daripada profitnya, ditambah sebulan lagi menerapkan cara yang sama koq juga tidak ada bedanya: berarti harus ada yg di upgrade dari rule-rule yang sudah ditetapkan.

Mencoba introspeksi diri... dimana kesalahannya koq bisa begitu. Lalu perbaiki dengan tekun dan tidak usah jauh-jauh "melompatnya", temukan perbuatan yang menyebabkan menjadi fatal, lalu perbaiki. Misalnya jika Anda temukan ternyata didalamnya ada keserakahan, berarti selanjutnya akan trading menjauh dari keserakahan dengan tetap menggunakan rule-rule sederhana yang sudah ada.

Apapun gayamu, tidak menjadi masalah.. bergaya itu masalah selera dan tidak bisa diperdebatkan...! Yang penting kesedian terhadap "mentaati rule" itu yang paling penting. Belajar kemanapun, atau sudah banyak yang dipelajari sekalipun jika akhirnya tidak "mentaati rule" ya sama saja mengulang kesalahan lama.

Kalau membaca tulisan ini rasanya trading forex  itu simple, sederhana... hahahahaha...! Tetapi ya akhirnya, trading itu tidak semudah teori. Namun logikanya, jika yang simple-simple saja tidak bisa melaksanakannya, terlebih jika memilih yang sulit-sulit. Ya silahkan, itu terserah Anda...!

Makanya buatlah rule-rule yang simple dan jangan terpengaruh orang lain yang menawaran sesuatu yang baru. Percuma saja jika itu ide orang lain yang mungkin  kelihatan bagus tetapi Anda tidak bisa melaksanakannya.

Setiap orang pasti memiliki kemampuan yang tersimpan... ayooo keluarkan jurusmu..! Anda bisa..!
demikian RULE-RULE SEDERHANA TRADING FOREX yang bisa buat acuan trading forex kita.

BAGAIMANA TRADER PROFESIONAL MEMANAGE TRADING FOREX (bag 1)

BAGAIMANA TRADER PROFESIONAL MEMANAGE TRADING FOREX (bag 1)

Bahasan kali ini tentang bagaimana trader profesional memanage trading forex. Ya, setiap trader profesional memberitahu kita pentingnya pengelolaan perdagangan yang menguntungkan; Mengelola perdagangan dengan benar dan meminimalkan risiko sambil memaksimalkan keuntungan. Ini moment penting untuk trader forex: meminimalkan risiko sambil memaksimalkan keuntungan. Maka menurut saya kalimat itu bicara kepada kita tentang pentingnya pengelolaan perdagangan dan menetapkan target keuntungan. Kita harus  memutuskan untuk berbuat sesuatu; belajar serius bagaimana mengelola perdagangan dalam rangka mencapai keuntungan yang konsisten di pasar Forex.

Anda tentu sepakat, bagaimana trader profesional memanage trading forex. Jika tidak sepakat dengan trader profesional mau sepakat sama trader siapa lagi? hehehehehe...

Sebelum saya memulai, izinkan saya menyatakan bahwa topik mengelola perdagangan dan menetapkan target keuntungan adalah subjek yang luas yang dapat diuraikan tanpa batas. Sementara bahasan hari ini tidak mencakup semua rincian dalam hal manajemen perdagangan  dan pengaturan target keuntungan, itu akan berfungsi sebagai gambaran umum subjek dan memberikan pemahaman yang berharga tentang apa yang berjalan melalui pikiran saya ketika mengelola posisi perdagangan terbuka.


Tentang Manajemen Risiko Stop Loss

Beberapa trader memandang ini merupakan pilihan. Ada beberapa trader jangka pendek yang juga tidak menempatkan stoploss, karena mereka umumnya menonton setiap perdagangan dari awal sampai akhir. Namun tentu saja mereka terjebak menatap grafik seharian. Capek deh..! Tetapi ya gak apa-apa, kan ini pilihan. Sebagian trader lainnya, memilih cara profesional; lebih memilih untuk mengambil set dan melupakannya karena itu bagian dari metodologi perdagangannya. Dengan cara ini mereka tidak terjebak menatap grafik sepanjang hari. Dengan demikian, keuntungan dan kerugian akan ter-set otomatis, merupakan bagian yang terintegral dalam manajemen perdagangan mereka.

Saya pribadi memilih penggunaan hedging untuk manajemen risiko trading, sebagai pengganti Stop Loss. Cara yang saya lakukan ini pun; set and forget..! Tidak perlu menjadi "budak grafik".

Nah, semua strategi dan metodelogi itu sah-sah saja. Semua metodelogi itu pun membawa konsekuensi masing-masing.

Yang penting...:

Ketika perdagangan Forex, sangat penting untuk selalu mempertimbangkan risiko sebelum reward-nya. Saya juga menganggap penting untuk menentukan penempatan stop loss atau posisi order pending untuk pengamanan transaksi (intinya pada fungsi pengaman), sebelum saya menentukan  posisi perdagangan.  Teori berikut ini mencakup pikiran umum tentang  penempatan pengaman (stop loss maupun order pending hedging):

• Saya selalu ingin menempatkan stop loss / hedging saya di tempat yang logis. Ini berarti stop loss / hedging harus ditempatkan pada tingkat yang masuk akal dalam konteks keseluruhan struktur pasar dan pada tingkat yang akan memberitahu saya ketika sinyal perdagangan kehilangan validitas.

• Saya selalu mulai dengan premis bahwa saya ingin perdagangan saya mengenai target profit atau take profit. Meskipun saya kadang-kadang secara manual keluar dari perdagangan ketika saya melihat kondisi pasar berbalik melawan saya.

Jika posisi tidak menguntungkan, saya segera mengambil posisi "amankan". Ini pilihan pertama saya untuk ikhlas  menghentikan kerugian saya atau target profit yang  menentukan keluar dari perdagangan tanpa gangguan "manual" saya. Saya hanya secara manual keluar dari perdagangan jika ada pergerakan harga meyakinkan bertindak berlawanan dengan posisi saya.

Ya, ini termasuk jenis exit manual murni berbasis logika, karena semua keputusan perdagangan harus dengan perhitungan logika, "jika sudah profit dan kemudian ragu karena terjadi pembalikan pergerakan harga, lebih baik amankan profit, exit manual sebelum kena SL. Lebih baik tidak untung banyak daripada harus menanggung kerugian."

Apa kesimpulannya?

Yang telah dilakukan oleh trader profesional sering  menggunakan dua metode logis untuk keluar dari perdagangan:

1) Mereka membiarkan stop loss bekerja sesuai yang telah ditetapkan.

2) Mereka secara manual keluar perdagangan karena pembentukan harga yang memberikan sinyal yang jelas terhadap suatu posisi.

Tujuan dari setiap trader profesional saat menentukan penempatan stop loss adalah dengan menempatkannya pada tingkat yang memberikan perdagangan jumlah pips yang wajar; harga memebutuhkan  ruang untuk bernapas dan bergerak, tapi tidak terlalu banyak ruang yang dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar.

Pada dasarnya, mereka pasang stop loss pada tataran logika terdekat yang akan membatalkan sinyal perdagangan; apakah itu berdasarkan price action atau indikator teknikal lainnya. Jadi, mereka tidak pernah menempatkan stop loss terlalu jauh.Tapi juga tidak terlalu dekat dengan entry point. Mereka melindugi modal dengan indah dan logis.

Sayangnya, banyak trader tidak menempatkan pengaman itu di halte-halte seperti penempatan para profesional trader, dan ini biasanya berakhir dengan banyaknya kerugian dibanding keuntungan. Jika beruntung ya, cuma diawal-awalnya saja, perdagangan berikutnya mengalami kerugian dan menghabiskan seluruh modalnya.

Ya, mereka selalu mempertimbangkan "pengaman" sebagai aspek integral dari strategi manajemen perdagangan forex.

Bersambung.... !Klik.disini.!

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik